Schoolyz
Presensi Non-Rutin

Presensi Kegiatan.
Cepat di lapangan, rapi di laporan.

Catat kehadiran siswa untuk upacara, ekstrakurikuler, outing class, seminar, pesantren kilat, lomba, rapat organisasi, pembinaan, dan agenda sekolah lainnya tanpa daftar hadir kertas.

Setiap presensi tersimpan lengkap dengan nama siswa, kelas, waktu, kegiatan, metode input, dan petugas yang mencatat. Wali siswa juga bisa menerima notifikasi realtime ketika anaknya berhasil presensi.

Kartu siswa Manual Notifikasi wali
Scanner Kegiatan
Seminar Literasi
Live
Hadir
218
Belum
17
Wali
Live
Alya Putri tercatat hadir
Kelas VIII A, 08.14, metode kartu siswa
Kartu

Scan kartu siswa untuk antrean yang lebih cepat.

Manual

Petugas tetap bisa mencatat saat ada kondisi khusus.

Log

Riwayat bulanan dan detail per siswa tersimpan rapi.

Realtime

Wali menerima kabar saat siswa berhasil presensi.

Mengapa Ini Penting?

Kegiatan sekolah sering padat, tetapi datanya harus tetap tertib.

Presensi kegiatan biasanya berlangsung di lapangan, aula, lapangan upacara, ruang seminar, atau lokasi luar sekolah. Tanpa sistem yang rapi, petugas mudah kewalahan dan rekap kehadiran sering terlambat dibuat.

Presensi Kegiatan membuat pencatatan non-rutin tetap cepat, transparan, dan mudah ditelusuri kembali.

Tidak lagi bergantung pada kertas

Setiap kehadiran tercatat otomatis lengkap dengan siswa, kelas, kegiatan, waktu, metode presensi, dan petugas yang mencatat.

Scanner mempercepat antrean

Petugas dapat memakai kartu siswa agar presensi lapangan lebih cepat saat peserta datang bersamaan.

Manual tetap tersedia

Ketika siswa tidak membawa kartu atau ada kondisi khusus, admin dan guru tetap bisa mencatat presensi secara terkontrol.

Siswa belum hadir mudah terlihat

Petugas dapat memantau daftar siswa yang belum melakukan presensi pada tanggal dan kegiatan tertentu.

Wali mendapat kabar realtime

Setelah siswa berhasil presensi kegiatan, wali menerima notifikasi di ponsel lengkap dengan informasi kegiatan dan waktu.

Log dan rekap siap dibuka ulang

Data bulanan, detail per siswa, metode presensi, dan petugas pencatat bisa ditelusuri kembali saat sekolah membutuhkan laporan.

Cara Kerja

Dari data kegiatan sampai notifikasi wali dalam satu alur.

Petugas cukup menyiapkan kegiatan, memilih cara presensi yang paling cocok di lokasi, lalu sistem menyimpan log dan membantu sekolah memantau peserta yang belum tercatat.

Buat kegiatanScanPantauRekap
1

Sekolah membuat data kegiatan

Admin atau operator memilih sekolah penyelenggara, menamai kegiatan, lalu mengaktifkan kegiatan yang siap digunakan untuk presensi.

2

Petugas memilih metode presensi

Presensi dapat dilakukan melalui scanner kartu siswa atau input manual untuk kondisi khusus di lapangan.

3

Sistem menyimpan log lengkap

Setiap data masuk langsung tersimpan dengan tanggal, jam, nama kegiatan, siswa, kelas, metode, dan petugas yang mencatat.

4

Wali menerima notifikasi

Saat presensi berhasil, sistem mengirim pemberitahuan realtime ke wali siswa sehingga orang tua tahu anaknya sudah hadir.

5

Sekolah memantau dan merekap

Petugas dapat melihat siswa yang belum presensi, membuka log bulanan, memfilter data, dan mengoreksi log sesuai kewenangan.

Yang Bisa Dilakukan

Lebih dari scan hadir, sekolah bisa memantau, memfilter, dan mengoreksi data.

Fitur ini dirancang untuk kondisi nyata di sekolah: kegiatan bisa berubah, peserta bisa banyak, sebagian siswa bisa lupa membawa kartu, dan laporan tetap perlu akurat.

Filter Kegiatan Belum Presensi
Upacara Hari Senin
Kelas VII A, 4 siswa belum presensi
Kartu
Ekskul Pramuka
Log bulanan, metode kartu siswa
Kartu

Buat data kegiatan

Catat kegiatan beserta sekolah penyelenggara, lalu aktifkan atau nonaktifkan sesuai kebutuhan.

Scanner kartu siswa

Petugas dapat mencatat kehadiran dengan scan kartu siswa saat peserta masuk area kegiatan.

Presensi manual

Tetap dapat memasukkan data ketika siswa tidak membawa kartu atau ada kondisi khusus.

Pantau siswa belum presensi

Lihat daftar siswa yang belum tercatat pada tanggal dan kegiatan tertentu.

Filter data lengkap

Saring berdasarkan sekolah, tanggal, kegiatan, tahun ajaran, kelas, siswa, bulan, dan metode presensi.

Log bulanan dan detail siswa

Buka riwayat presensi dalam tampilan bulanan atau lihat detail tanggal, jam, kegiatan, metode, dan petugas.

Koreksi oleh pihak berwenang

Hapus log presensi ketika ada data yang perlu diperbaiki oleh pengguna yang memiliki hak akses.

Dampak bagi Sekolah

Dari presensi lapangan yang rawan tercecer menjadi data kegiatan yang langsung terbaca.

Kertas hadir
Log digital
Rekap ulang
Otomatis tersimpan
Wali menunggu kabar
Notifikasi realtime
Siswa luput dipantau
Belum presensi terlihat
Data sulit dicari
Filter lengkap
Peran Pengguna

Setiap peran mendapat akses sesuai kebutuhan presensi kegiatan.

Admin, guru, siswa, dan wali melihat bagian yang relevan tanpa membuat pengelolaan kegiatan menjadi rumit.

Admin & Operator

Mengelola kegiatan, mengaktifkan atau menonaktifkan data, menjalankan scanner, melakukan presensi manual, melihat log, memantau siswa belum presensi, dan menghapus log jika perlu koreksi.

Guru

Membantu presensi di lapangan melalui scanner atau input manual, melihat data kegiatan, memantau siswa yang belum presensi, dan membuka log sesuai aksesnya.

Siswa

Melihat riwayat presensi kegiatan yang sudah tercatat pada akunnya sendiri saat dibutuhkan.

Wali

Melihat riwayat presensi kegiatan anaknya dan menerima notifikasi realtime setiap kali siswa berhasil melakukan presensi.

Contoh Penggunaan

Cocok untuk kegiatan yang tidak selalu masuk presensi harian.

Setiap kegiatan punya konteksnya sendiri, tetapi sekolah tetap membutuhkan data hadir yang konsisten, mudah dicari, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Upacara dan pembinaan

Petugas dapat memastikan setiap siswa yang hadir sudah tercatat sebelum kegiatan dimulai.

Ekstrakurikuler

Kehadiran latihan rutin atau pertemuan organisasi tercatat tanpa daftar hadir kertas.

Seminar dan pesantren kilat

Kegiatan dengan peserta banyak bisa dipantau dari scanner kartu siswa dan log digital.

Outing class dan lomba

Presensi kegiatan luar sekolah tetap masuk ke log digital sekolah.

Rapat organisasi siswa

Guru pembina dapat melihat siapa yang hadir dan siapa yang belum pada kegiatan tertentu.

Semua kehadiran tercatat

Jadikan presensi kegiatan sekolah lebih cepat, transparan, dan mudah direkap.

Gunakan kartu siswa atau input manual agar setiap agenda non-rutin tetap punya data kehadiran yang rapi.